Tuna Sirip Biru
Ikan Tuna
Tuna ialah ikan maritim yang berisikan beberapa spesies dari famili Scombridae, utamanya genus Thunnus. Ikan ini adalah perenang yang sangat cepat (pernah diukur meraih 77 km/jam). Tidak mirip kebanyakan ikan yang mempunyai daging berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda hingga merah tua. Hal ini dikarenakan otot tuna yang mengandung myoglobin lebih banyak ketimbang ikan yang lain.
Beberapa spesies tuna yang lebih besar, mirip tuna sirip biru (Thunnus thynnus), mampu memaksimalkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menimbulkan mereka mampu hidup di air yang lebih dingin dan mampu bertahan dalam keadaan yang beragam seperti di kawasan perairan Australia Selatan. Seperti pada umumnya ikan berbadan bertubuh besar yang lain, tuna adalah ikan yang memiliki nilai komersial tinggi.
Tuna memiliki bentuk tubuh yang sedikit banyak seperti dengan torpedo, yang disebut fusiform, ciri-ciri nya ialah sedikit memipih di segi-sisinya dan dengan moncong yang meruncing. Sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran relatif kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua. Di belakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat sederetan sirip-sirip kecil perhiasan yang disebut finlet. Sirip di ekor bercabang dalam dengan jari-jari penyokong yang menutup seluruh ujung hipural. Di kedua sisi batang ekor masing-masing terdapat dua lunas samping berukuran kecil; yang pada beberapa spesiesnya mengapit satu lunas samping yang lebih besar.
Aspek yang luar biasa dari badan tuna ialah kemampuannya untuk menjaga suhu tubuh yang lebih tinggi daripada suhu lingkungannya. Sebagai acuan, tuna sirip biru dapat mempertahankan suhu tubuh 75-95 °F (24-35 °C) di dalam air masbodoh yang bersuhu 43 °F (6 °C). Namun, tidak mirip makhluk endotermik seperti mamalia dan burung, ikan tuna tidak mampu menjaga suhu dalam kisaran yang relatif sempit alias mempunyai waktu pemanasan yang sebentar.
Artikel terkait : Jenis Ikan Konsumsi
Tuna mampu melakukan hal tersebut dengan cara menciptakan panas melalui proses metabolisme. Rete mirabile yakni jalinan pembuluh vena dan arteri yang berada di pinggiran tubuh. Jalinan ini memindahkan panas dari darah vena ke darah arteri. Hal ini akan mengurangi pendinginan permukaan tubuh dan menjaga otot menjadi tetap hangat. Ini mengakibatkan tuna bisa berenang lebih cepat dengan energi yang lebih sedikit.
Jenis-Jenis Ikan Tuna
1. Berikut ini yaitu jenis-jenis dari ikan Tuna :
Tuna Sirip Biru
NAMA LAIN : Bluefin Tuna, Giant Tuna, Horse Mackerel
UKURAN : 100-450 kg
KARAKTER : Petarung yang handal dilaut dalam. Diantara keluarga Tuna, Tuna Sirip Biru ialah yang paling besar dan petarung yang paling tangguh dikarenakan ukurannya yang sangat besar.
Tuna Sirip Kuning
CIRI-CIRI : ada 2 sirip panjang ke belakang bewarna kuning, corak tubuhnya biru kuning putih kemerah-merahan
NAMA LAIN : Yellowfin Tuna, Allison Tuna, Ahi
UKURAN: 100-200 kg
KARAKTER : Petarung yang tangguh kedua setelah Tuna Sirip Biru, dan hanya dikarenakan oleh ukurannya yang lebih kecil ketimbang Tuna Sirip Biru.
Artikel terkait : Resep Umpan Ikan Mas Juara
Tuna Mata Besar
CIRI-CIRI : memiliki mata yang sungguh besar
NAMA LAIN : Bigeye Tuna
UKURAN: 25-150 kg
KARAKTER: Ukuran Tuna yang bagus dan perlawanan yang setara dengan ukurannya
Tuna Gigi Anjing
CIRI-CIRI : mulutnya mirip anjing
NAMA LAIN : Dogtooth Tuna, Scaleless Tuna, Peg tooth Tuna
UKURAN : Umumnya berkisar 150 kg
KARAKTER : Petarung yang handal di kedalaman bahari yang biasanya memanfaatkan struktur deretan karang untuk menciptakan jengkel pemancing
Tuna Sirip Panjang
Ciri-ciri : mempunyai sirip diperut yang panjang
NAMA LAIN : Albacore, Longfin Tuna
UKURAN : 5-40 kg atau lebih
KARAKTER : Dikenal sebab kegigihannya, bahkan diantara keluarga Tuna yang tangguh sekalipun.
Artikel terkait : [Cara Lengkap] Budidaya Ikan Patin Di Kolam Tanah Dan Analisanya
Tuna Sirip Hitam
NAMA LAIN : Blackfin Tuna, Bermuda Tuna, Football
UKURAN : 1-20 kg atau lebih
KARAKTER : Terbaik diantara jenis ikan yang dipancing dengan piranti yang sekelas dengan berat ikan.
Tuna Skipjack (Jenis Tongkol)
NAMA LAIN : Skipjack Tuna, Oceanic Bonito, Arctic Bonito, Striped Tuna, Watermelon
UKURAN : 1-5 kg atau lebih
KARAKTER : Petarung yang ahli untuk piranti ringan.
Tuna Kecil (Jenis Tongkol)
NAMA LAIN :Little Tunny, Blue Bonito, False Albacore, Little Tuna
UKURAN : 1-7,5 kg atau lebih
KARAKTER : Petarung yang andal untuk piranti ringan.
Artikel terkait : Cara Budidaya Ikan Lele Bioflok
Bonito Atlantic (Jenis Tongkol)
NAMA LAIN : Atlantic Bonito, Northern Bonito, Katonotel, Boston Mackerel
UKURAN : 2-10 kg
KARAKTER : Seperti Tuna yang lain, tergolong petarung yang mahir.
Persebaran Ikan Tuna
Berikut ialah demam isu-ekspresi dominan menangkap Ikan Tuna di Indonesia beserta Letaknya:
- Perairan Selat Makassar bagian selatan (Maret-Juli)
- Laut Flores (September-Maret)
- Laut Banda (September- Maret)
- Perairan Aru (September-Maret)
- Laut Arafura (Agustus-Mei)
- Laut Seram (Agustus-Maret)
- Laut Maluku (Agustus-Maret)
- Teluk Tomini (Oktober-April)
Perairan Laut Banda yang memiliki kedalaman yang mencapai 10 kilometer, merupakan kawasan penangkapan ikan tuna (terutama ikan tuna mata besar) di tempat Timur Indonesia. Musim tersebut mencapai puncaknya pada bulan November. Penyebaran tuna di tempat barat Indonesia terdapat di Samudera Hindia. Dari hasil analisis, data bikinan menyebutkan bahwa titik tertinggi terjadi pada bulan Oktober. Makara, ikan tuna tidak cuma terdapat di luar negeri tetapi juga ada di dalam negeri.
Artikel terkait : Budidaya Ikan Air Payau
Cara penangkapan Ikan Tuna
Ikan tuna dapat ditangkap dengan banyak sekali cara, berikut adalah cara penangkapan ikan tuna yang paling kerap digunakan:
- Pukat Cincin
- Pole and Line
- Fish Agregating Device
- Big Game Fishing (penangkapan ikan non komersial)
- Cage System
- Tonnara
- Purse Seine
- Long Line Fishing
Potensi
Indonesia termasuk negara dengan jenis tuna terbanyak. Ada enam jenis ikan tuna yang ditemui di perairan Indonesia, yaitu tuna mata besar (big-eye), tuna sirip biru selatan, tuna sirip kuning (yellow fin tuna), albacore, dan tuna ekor panjang (longtail).
Potensi penangkapan ikan tuna di perairan ZEE sebelah selatan Jawa meraih sekitar 42,5 ton per tahun dan di Sumatera, 8293 ton per tahun. Bahan baku tuna berlimpah dari tahun 1989 hingga 2006, tetapi sejak tahun 2004, industri pembuatan tuna tutup sebab kurangnya materi baku tersebut. Data tahun 2009, memberikan bahwa buatan ikan tuna nasional pada tahun 1989 hingga 2006 mengalami kemajuan sebesar 4,74 persen per tahun. Produksi ikan tuna meraih 575.087,85 ton pada tahun 2006. Beberapa tahun terakhir, utamanya pada peningkatan harga BBM, banyak perusahaan yang tidak bisa mengorganisir ikan tuna. Bahan baku minimalnya membutuhkan 80 ton per hari atau sekitar 28 ribu ton per tahun. Namun pada tahun 2004, 50% dari 16 industri pengalengan ikan tuna tutup alasannya adalah kekurangan bahan baku.
Selain bahan baku yang menurun kita bisa melihat bahwa masih ada banyak sekali hal-hal yang belum kita manfaatkan secara optimal dari Indonesia. Indonesia sering sekali kecolongan di daerah perairan bahari Maluku yang sangat kaya akan ikan tuna. Banyak nelayan-nelayan dari negara-negara tetangga maupun negara asia yang lain seperti Jepang dan China, yang sering mencuri ikan-ikan tuna tersebut di Laut Maluku dan hal yang lebih memalukan lagi ialah kita kerap kali tidak sadar bahwa ikan tuna yang berada di piring kita kadang kala berasal dari negara kita sendiri akan namun hasil olahan luar negeri.
Artikel terkait : 20 Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal Untuk Pemula Lengkap
Pemerintah sebaiknya sadar bahwa di kawasan-kawasan tertentu yang memiliki kekayaan maritim yang tinggi, haruslah dibuatkan infrastruktur, perlengkapan, dan perlengkapan yang memadai. Sebagai perbandingan, kapal-kapal milik nelayan Indonesia hanya berganti bahtera bercadik yang hanya mampu mengakut optimal 5-10 ikan tuna, sementara kapal-kapal milik ajaib bisa menerima ikan tuna yang jumlahny 100-200 kali lipat dari yang ditangkap oleh nelayan Indonesia. Satu hal yang layak kita acungi jempol ialah perjuangan pemerintah untuk membudidayakan ikan tuna.
Di Indonesia, sudah ada proyek untuk membudidayakan ikan tuna untuk menghindarkan kemungkinan ikan tuna punah. Proyek ini diadakan di Bali dan juga didanai oleh Jepang yang ialah pencetus proyek ini dengan harga 2,9 juta dollar AS. Jepang membiayai proyek ini karena Indonesia merupakan negara penyedia ikan tuna paling besar ke Jepang.
Riset tuna ini juga ialah program terobosan yang mempunyai nilai penting. Karena, ikan tuna bagi Indonesia merupakan komoditas ekspor terbesar kedua setelah udang. Dari nilai ekspor sebesar 2 miliar dollar AS per tahun, 20 persen disumbang dari ikan tuna. Ekspor tuna total dari Indonesia meraih 200.000 ton per tahun.
Makara, bisa dibayangkan bagaimana pentingnya ikan tuna ini bagi perekonomian di Indonesia.
Artikel terkait : Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah
Demikian klarifikasi postingan diatas Tuna Sirip Biru supaya berfaedah bagi pembaca setia kami Lahan.Co.Id









Comments
Post a Comment